Menghilangkan Galau

APAKAH ANDA SEDANG GALAU ?

Galau. Sebuah kata sejuta makna. Sejuta rasa di balik fakta “galau”. Ia bisa hinggap pada siapa saja, tak hanya ABG.. Orang tua juga medium nikmat bagi “sang galau”. Pengen tahu cara menjinakkan galau? 😀

Berikut ini adalah jurus anti galau, yang diajarkan seorang suhu dari Jepang. Simak jurusnya ya….  Lanjutkan membaca “Menghilangkan Galau”

Anak Cerdas Berprestasi Tapi Mental Down

Kasus yang ini sebenarnya tidak unik karena siapapun bisa mengalami kondisi mental down. Jika sudah down, maka semangat juang jadi hilang, tidak tenang dan tidak mampu menguasai diri. Dalam banyak kasus bahkan diikuti dengan rasa nyeri pada lambung dan bagian pankreas. Jika keterusan ya bahaya juga, bisa terkena sakit fisik betulan. Namun jika kasus tersebut menimpa seorang anak (pelajar) yang tergolong “anak pintar”, cerdas, berprestasi dan tidak ada maslaah dengan pergaulan sosialnya, ini bisa dibilang “aneh”. Karena umumnya, “anak pintar” itu identik dengan “tidak ada masalah” .

NA, seorang pelajar berprestasi, cakap berkomunikasi pula, bahasa Inggris juga OK bahkan sering menjuarai berbagai event lomba mulai tingkat kota/ kabupaten hingga provinsi. Nah lu.. tambah aneh kan…. 😀 Lanjutkan membaca “Anak Cerdas Berprestasi Tapi Mental Down”

Sakit Jika Belajar

KONFLIK DIRI – SAKIT JIKA BELAJAR

[dari Pengalaman Klien dengan kode 101210003, 15 tahun]

Pernah dengar atau mungkin mengalami sendiri, seseorang yang mengalami konflik / “perang batin”, antara ingin melakukan suatu kegiatan tetapi di saat yang sama tindak ingin melakukannya karena pertimbangan rasional? Perasaan seperti sering muncul dan berkecamuk di kepala dan membuat sakit kepala. Semakin dipikirkan semakin sakit pula. Akhirnya cemas, gelisah, stress pun menghampiri… Jika keterusan bisa bahaya lho… Kemunculan simtom-simtom psikis semacam ini tidak hanya monopoli para orang tua, namun juga bisa mengenai anak-anak muda.

Keadaan akan semakin buruk ketika berurusan / terbentur/ teringat/ melihat/ mendengar orang atau benda/ objek yang semakin mengingatkannya pada perasaan tidak enak tadi itu. Jika berhubungan dengan rumah, maka biasanya ia akan tidak betah di rumah, makanpun tidak enak. Maka tak heran jika “pengidap” simtom ini lebih suka di luar rumah (*tapi tidak semua kasus mereka yang lebih suka di luaran mengidap simtom ini lho.. 😀 bisa juga karena sebab lain.. sst.. ini bukan soal kegiatan / pekerjaan lho, tetapi soal “kecenderungan yang tidak bisa dijelaskan”). Lanjutkan membaca “Sakit Jika Belajar”