Membangun Percaya Diri

Melanjutkan hasil kesimpulan anda pada artikel “Yakinkah Anda Mampu Melompati Parit Selebar 5 Meter?”, apakah yang dapat anda katakan? Coba runutkan dari jawaban-jawaban pada tiap-tiap pertanyaan. Lanjutkan terus hingga ke jawaban atas “Tugas” Buat kesimpulan. Apa pendapat anda tentang kesimpulan tersebut? Ada yang hendak dikatakan? Langsung refleksikan pada diri anda ya…. Membantu Membangun Percaya Diri: Baca artikel: “Kapan Terakhir Kali Anda Mengalami Perasaan Paling Hebat?” … Lanjutkan membaca Membangun Percaya Diri

Yakinkah Anda Mampu Melompati Parit 5 Meter

Yakinkah Anda Mampu Melompati Parit 5 Meter? Mengapa?   Yakinkah Anda Mampu Melompati Parit 1 Meter ? Yakin mampu? Bahkan sebelum melakukannya? Rasakan emosi yang muncul. Yakinkah Anda Mampu Melompati Parit 2 Meter ? Yakin mampu? Bahkan sebelum melakukannya? Rasakan emosi yang muncul. Yakinkah Anda Mampu Melompati Parit 3 Meter ? Yakin mampu? Bahkan sebelum melakukannya? Rasakan emosi yang muncul. Yakinkah Anda Mampu Melompati Parit … Lanjutkan membaca Yakinkah Anda Mampu Melompati Parit 5 Meter

Menghilangkan Galau

APAKAH ANDA SEDANG GALAU ?

Galau. Sebuah kata sejuta makna. Sejuta rasa di balik fakta “galau”. Ia bisa hinggap pada siapa saja, tak hanya ABG.. Orang tua juga medium nikmat bagi “sang galau”. Pengen tahu cara menjinakkan galau? 😀

Berikut ini adalah jurus anti galau, yang diajarkan seorang suhu dari Jepang. Simak jurusnya ya….  Lanjutkan membaca “Menghilangkan Galau”

Atasi Takut Bicara di Depan Umum

Takut atau grogi berbicara di depan umum? Pernah mengalami? Beberapa penyebab antara lain:

1. Merasa tidak menguasai materi yang akan dibicarakan atau bahkan memang tidak / belum menguasai materi yang akan disampaikan.

2. Khawatir ditertawakan orang. Lanjutkan membaca “Atasi Takut Bicara di Depan Umum”

Anak Cerdas Berprestasi Tapi Mental Down

Kasus yang ini sebenarnya tidak unik karena siapapun bisa mengalami kondisi mental down. Jika sudah down, maka semangat juang jadi hilang, tidak tenang dan tidak mampu menguasai diri. Dalam banyak kasus bahkan diikuti dengan rasa nyeri pada lambung dan bagian pankreas. Jika keterusan ya bahaya juga, bisa terkena sakit fisik betulan. Namun jika kasus tersebut menimpa seorang anak (pelajar) yang tergolong “anak pintar”, cerdas, berprestasi dan tidak ada maslaah dengan pergaulan sosialnya, ini bisa dibilang “aneh”. Karena umumnya, “anak pintar” itu identik dengan “tidak ada masalah” .

NA, seorang pelajar berprestasi, cakap berkomunikasi pula, bahasa Inggris juga OK bahkan sering menjuarai berbagai event lomba mulai tingkat kota/ kabupaten hingga provinsi. Nah lu.. tambah aneh kan…. 😀 Lanjutkan membaca “Anak Cerdas Berprestasi Tapi Mental Down”

Menumbuhkan dan Memperkuat Percaya Diri

menumbuhkan dan memperkuat percaya diri
percaya diri adalah tentang caramu melihat dan menghargai dirimu sendiri

Dari pengalaman membantu klien, persoalan percaya diri (PD) ternyata mendominasi kasus terapi baik klien umum maupun pelajar.

Di kalangan pelajar, persoalan “tidak PD” ternyata tidak hanya milik pelajar yang selama ini dianggap “anak-anak yang kurang berprestasi”, bahkan terjadi pula pada anak berprestasi ! Jadi, siapa saja bisa terkena sindroma “tidak PD-istis” ini… waspadalah.. 😀

Saya unjukkan satu contoh kasus di sini, seorang anak, NUA (Klien Kode 101210002, 13 tahun; identitas klien dirahasiakan, kecuali ybs mengijinkan), 13 tahun, pelajar berprestasi, punya banyak teman, tetapi mempunyai problem penampilan dan bicara yakni terlalu memikirkan agar penampilan dan pembicaraannya tidak boleh salah (perfeksionis) sehingga ia membutuhkan waktu lebih lama untuk berbicara (termasuk di depan umum),  bicara kurang lancar, tidak jelas dan (ia mengakui) tidak percaya diri.. Nah lu…. pinter kok gak PD sih… Dan, suatu ketika ia harus perpidato di depan publik pada acara perpisahan sekolahnya, mewakili murid-murid yang lulus. Ia didaulat untuk itu sebagai penghargaan atas prestasinya: nilai tertinggi. Nah… masalah mulai terasa…

self conf button

 

 

Lanjutkan membaca “Menumbuhkan dan Memperkuat Percaya Diri”