Pelatihan SDM Berbasis Terapi


Adalah pelatihan Sumber Daya Manusia dengan memperhatikan sistem kerja pikiran dan hati sebagai ‘sarana olah data terintegrasi’ dalam sistem-diri manusia. Pikiran tidak bisa dilepaskan dari hati sebagai sumber intuisi dalam pengambilan keputusan dalam setiap aktivitas kerja.

Telah demikian banyak aktivitas belajar yang dilakukan, baik itu melalui forum seminar, workshop, training, motivasi, konseling, konsultansi, membaca sendiri sumber-sumber bacaan dan sebagainya. Akan tetapi sejauh mana, sekian banyak referensi dan asupan gizi tersebut telah mampu membuat perubahan-perubahan dalam diri seseorang? Tidak ada yang salah. Hanya saja, ‘asupan gizi pelatihan’ tersebut bertengger di wilayah kognitif (sebatas sebagai penambah pengetahuan saja, knowing), bukan di wilayah ‘penggerak aksi’ (being).

Pelatihan SDM Berbasis Terapi, dilakukan dengan memperhatikan kinerja sistem-diri manusia, untuk memberikan asupan gizi pelatihan yang berada di wilayah ‘penggerak aksi’. Pendekatan terapeutik diberikan kepada peserta beriringan dengan materi pelatihan, untuk meng-install-kan agenda-agenda perubahan personal dalam sistem-diri peserta.

Ada 2 macam Pelatihan SDM Berbasis Terapi, yang merupakan “Serial Pelatihan Terapi Hati dan Berpikir Positif”, yaitu:

Pertama,

Bekerja Dengan Hati dan Pikiran Positif

Pelatihan SDM berdurasi 3 jam, dengan target mengatasi permasalahan umum karyawan/ pegawai/ staf, semisal kejenuhan dalam rutinitas pekerjaan, tafsir pekerjaan yang membuatnya berkurang stamina-kerjanya dari waktu ke waktu, dsb.

Pelatihan ini membawa peserta kepada penghayatan konsep-baru dalam dirinya (Konsep Diri) serta mengaktualisasikannya dalam pelatihan.

Klik gambar untuk informasi detail tentang Pelatihan “Bekerja Dengan Hati dan Pikiran Positif” – Serial Terapi Hati dan Berpikir Positif – Link Download PDF

 

Kedua,

Miracle Training

Pelatihan SDM berdurasi 6 jam, dengan target mengatasi permasalahan yang lebih spesifik dari para karyawan/ pegawai/ staf. Peserta diajak untuk mengurai persoalan dirinya terkait dengan posisi-diri-nya dalam organisasi-kerja yang diproyeksikan pada kedudukannya secara sosial di perusahaan tempat ia berada. Pendekatan Social Human Factors diaplikasikan beriringan dengan pendekatan terapeutik untuk menghasilkan tafsir-diri yang lebih produktif.

 

Be Personal Excellence !

Iklan