MiracleTraining


Miracle Training (MiTra), adalah program pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menyelaraskan pikiran, emosi, hati dan mental peserta. Program ini memadukan ‘kesadaran luar’ (logika, pemikiran) dan ‘kesadaran dalam’ (inner awareness, ‘hati nurani’) untuk meneguhkan capaian kognitif secara mendalam untuk mencapai perubahan personal (personal change).

Gambaran sederhananya begini: seseorang bisa jadi telah menjalani banyak program pelatihan, kursus, ikut forum motivasi dan aneka program up-grading lainnya. Secara kognitif, ia telah mengerti dan pengetahuannya bertambah. Dengan kata lain, teorinya sudah diketahui. Akan tetapi, bagaimanakah ia ‘menerjemahkan teori dan pengetahuan’ tersebut ke dalam dirinya sehingga ia mampu melakukan perubahan diri? ‘Mengetahui’ berbeda dengan ‘memahami’ (verstehen). ‘Memahami’, berbeda dengan ‘menjiwai’, ‘menghayati’ (internalisasi).

Miracle-Training,’bertujuan melakukan ‘internalisasi’ sistem pengetahuan dengan menyentuh-padukan sisi logika – emosi (emotion) dan anasir personal seseorang, yang disebut ‘Human Factors’,  untuk menghasilkan individu yang memiliki pemahaman diri dan konsep diri yang lebih baik sehingga mampu menumbuhkan motivasi-diri (self-motivated person). Karenanya,  program ini disebut pula dengan Inner-Motivation Training. Membangkitkan motivasi-internal dalam diri seseorang yakni membangkitkan anasir positif-memberdayakan dalam diri seseorang.

Sebenarnya, Human Factors inilah yang berperan besar pada setiap perubahan positif dalam perilaku kita sehari-hari, terutama dalam pekerjaan, karier, baik di organisasi maupun perusahaan. Segala jenis pekerjaan yang kita atau karyawan/ pegawai lakukan, banyak dipengaruhi oleh Human Factors ini. Dan pada praktiknya, manajemen organisasi atau perusahaan memerlukan pendekatan sosial dan secara otomatis bersinggungan pula dengan ‘Human Factors’.

Pada konteks ini, human factors memproduksi 2 macam output  yang merupakan input  bagi organisasi atau perusahaan, yaitu: KEMAUAN dan KEMAMPUAN. Human factors, pada tata kerja organisasi atau perusahaan ditemukenali untuk menganalisis kebutuhan peningkatan kapasitas SDM aparatur atau personel, yaitu:

ADA kemauan + ADA kemampuan —> membutuhkan pemeliharaan personel/ pegawai baik di bidang teknikal (refreshing training) maupun non-teknikal (mental, mindset, perilaku).
ADA kemauan + TIDAK ADA kemampuan –> membutuhkan pelatihan teknis.
TIDAK ADA kemauan + ADA kemampuan –> membutuhkan pelatihan motivasi, untuk merevolusi mental personel/ pegawai.
TIDAK ADA kemauan + TIDAK ADA kemampuan –> salah rekrut orang.

Miracle Training (MiTra), bergerak pada wilayah struktur pikiran, emosi dan mental melalui edukasi holistik bawah sadar dengan pemaduan dan penyelarasan logika dan inner awareness (hati nurani), untuk mengatur-ulang atau ‘setting-ulang’ human factors.

Inner Motivation Training

Objektif Pelatihan

SDM merupakan aspek penting bagi perkembangan organisasi/perusahaan, karena bersinggungan langsung dengan perilaku kinerja yang berdampak langsung pada kemajuan atau kemunduran organisasi/perusahaan. Persoalannya, terkadang pengelolaan SDM  menemui masalah non-teknis (di luar skills teknikal), dan peningkatan kapasitas SDM melalui training/motivasi/ workshop, dsb pun menemui kendala yakni kurang berefek optimal pasca training.

Hal ini terjadi karena pembelajaran terjadi di wilayah kognitif (arena pengetahuan baru), tidak mengubah struktur mental dan emosi  peserta. Oleh karenanya, diperlukan pendekatan ‘radikal’ untuk melakukan perubahan personal mulai dari ‘kesadaran luar (logika)’ yang menggugah kesadaran berpikir peserta terkait tugas dan fungsinya bersambung ke ‘kesadaran dalam’ (inner awareness’) . Konsep ‘memahami’ adalah menghayati dan menyatukan (menginternalisasi) nilai -nilai organisasi/ perusahaan ke dalam nilai diri.

Goal (Tujuan)

  • Memberi pemahaman mendalam tentang prinsip pengelolaan diri  terkait tugas pokok personal.
  • Memberi pemahaman mendalam tentang fungsi, posisi dan peran diri dalam unit kerja organisasi/ perusahaan.
  • Menajamkan pemahaman definisi diri atau konsep diri yang berkaitan langsung fungsi diri dalam konteks organisasi/ perusahaan.
  • Mempertinggi produktivitas yang bersumber dari motivasi-diri secara internal (inner motivation).
  • Memperbaiki pemahaman diri dan konsep diri yang lebih baik.

Output/ Kompetensi Yang Dibangun

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan:

  • Lebih mampu mengelola diri sendiri secara emosi dan mental terkait dengan skills yang dimiliki.
  • Lebih memahami konsep tujuan diri dan organisasi/ perusahaan, untuk lebih melekatkan nilai tanggungjawab diri dan terhadap perusahaan.
  • Lebih memahami peran sosial dari diri sendiri dan organisasi/ perusahaan, karena organisme diri maupun perusahaan adalah organisme sosial yang tak lepas dari konteks sosial sebagai habitat atau arena hidup.
  • Lebih memiliki kesadaran dan tanggungjawab.
  • Memiliki motivasi diri dari dalam (inner motivation).
  • Memiliki derajat percaya diri dan kebanggaan korps (esprit de corps) yang lebih tinggi.

Materi Inti

  • Pengantar:
    • Memahami fungsi dan relasi antara subjek dalam sistem organisasi/ perusahaan.
    • Memahami relasi sosial antara organisasi/ perusahaan sebagai unity (kesatuan) dengan konteks sosial (subjek atau personel sebagai bagian integral dari unity organisasi/ perusahaan).
  • Memahami Konsep Diri (Who “I Am” Test – Elaboration – Utilization).
  • Memahami tujuan personal dan tujuan organisasional (Goal Maximizing).
  • Uji Perspektif Liyan (On Other’s Perspectives Test – Elaboration – Utilization), untuk memahami-mendalam konsep diri dalam relasinya dengan rekan sejawat dan pimpinan, serta bagaimana meng-optimalisasinya.
  • Bagaimana mendayagunakan energi mental, emosi dan fisikal yang dapat diaplikasikan untuk hasil guna optimal bagi diri sendiri dan perusahaan (How to Use Your Total of the Mental, Emotional and Physical Energies That You Can Apply Toward Getting Valuable Results for Yourself and Your Company):
    • Pertama: mengerangka-ulang sistem “belief” (Reframing Your Belief).
    • Menggeser Emosi dan Mengenergi Mental (Emotion Shifting & Mental Energizer Anchoring).
  • Perumusan Tujuan dan Desain Hasil Untuk Diri Sendiri dan Perusahaan: Pendekatan Radikal (Successful Goal Setting and Well Formed Outcomes: Work Simultaneously on the Personal and the Corporate, a Radical Approach).
  • Mental Power Action (Terapi Emosi dan Energi Mental).
  • Test Motivasi dan Kepercayaan Diri (Personal Excellence Test).

Kondisi Peserta

  • Prasyarat Kepesertaan:
    • Level: Middle/ Staffs
    • Jumlah peserta antara 15 – 20 orang.
    • Persiapan peserta: peserta siap menjalani dan melakukan perubahan personal.

Durasi & Metode Pelatihan

Pelatihan berdurasi 6 jam, dengan metode:

  • Pengajaran dan brainstorming (1,5 jam, totally, distributed).
  • Praktik/ Latihan (1,5 jam, totally, distributed).
  • Games, Ice Breaking (30 menit, totally, distributed).
  • Successful Goal Setting & Written Hypnotic (1,5 jam).
  • Mental Energizing (30 menit, totally, distributed).
  • Subconscious Mind Reprogramming (30 menit).

Investasi

*Rp. 5.857.000,-  / kelas atau group.

*NETT, di luar akomodasi, transportasi, pajak, dsb.

 

 

 

 

Iklan