Belajar Dari Monyet

Apa yang anda lihat di video ini? Ini bukan The Monkey Training Academy (Akademi Pelatihan Monyet) atau sejenisnya. Ini monyet yang dipelihara oleh para santri dalam sebuah pondok pesantren di Jawa Timur.

Nah..

“Apa yang anda lihat di video ini”?

Apa komentar anda?

Lanjutkan membaca “Belajar Dari Monyet”

Tidak Ada Anak Nakal

Tidak ada anak nakal. Yang ada hanya guru yang belum menemukan cara mendidik. Yang ada hanya guru yang belum menemukan potensi bagus pada mereka yang disebut “anak nakal” itu. Hampir setiap orang akan mengatakan bahwa Liang Ming-Yi adalah anak nakal, sehingga pantas dihukum. Hingga pada suatu ketika, Pak Guru ini menemukan “sisi lain” dari kehidupan sang “murid nakal” ini. Pak Guru ini mendekati “murid nakal” … Lanjutkan membaca Tidak Ada Anak Nakal

Bahaya Salah Mendefinisikan Diri dan Situasi

Hampir setiap orang akrab dengan ujaran “you are what you think”, “kamu adalah apa yang kamu pikirkan”. Maknanya pun diketahui, yakni pikiran kita tentang diri kita sendiri mempengaruhi kehidupan kita: perjalanan hidup, rejeki, nasib, dsb. Contoh, jika kita berpikir kita tidak mampu melakukan atau mengerjakan ‘sesuatu’, maka kita pun menjadi tidak mampu sungguhan. Mengapa? Sedari awal kita telah mengunci pikiran kita sendiri: bahwa kita tidak mampu. Selesai. Hasilnya bisa ditebak dengan mudah yaitu: tidak melakukan ‘sesuatu’ itu, tidak berusaha untuk bisa melakukan ‘sesuatu’ itu. Lain halnya jika kita mengatakan: “ini memang tidak mudah, tetapi saya mungkin bisa melakukannya”. Efek dari kalimat ini adalah: orang tersebut ada kemungkinan berusaha melakukan sesuatu itu. Ada peluang. Pikirannya menciptakan peluang untuk dirinya.

Ini adalah mendefinisikan diri sendiri, memberi makna kepada diri sendiri, memberi label kepada diri sendiri. Definisi, makna, label tersebut adalah: ‘mampu’, ‘mungkin mampu’, ‘tidak mampu’, ‘tidak mau mampu’, dsb. Pilih sendiri. Masing-masing pilihan, membawa konsekuensi dan efek masing-masing.

Lanjutkan membaca “Bahaya Salah Mendefinisikan Diri dan Situasi”

Resolusi 2018 dan Memohon Keajaiban Mewujudkan Harapan

Target pada 2018 dirasa terlalu tinggi sehingga kadang semangat kadang galau? Hanya keajaiban yang bisa menolong? Tahun ini berisi tumpukan pindahan harapan dan kenyataan dari tahun sebelumnya yang belum tuntas. Sebagiannya merupakan tumpukan target yang harus dicapai sehingga menjadi target yang (lebih) tinggi. Sedangkan sumberdaya beserta prosesnya membutuhkan waktu hingga mencapai hasil. Kita tak mungkin memperpendek waktu, melompatkan waktu untuk mempercepat hasil. Mempercepat proses lebih … Lanjutkan membaca Resolusi 2018 dan Memohon Keajaiban Mewujudkan Harapan

Mengatasi Menunda Pekerjaan

Menunda pekerjaan berkerabat dekat dengan malas. Salah satu penyebab seseorang menunda pekerjaan adalah ‘malas’. Dan ‘malas’ itu pun bermacam jenis, ada ‘malas insidental’, ‘malas berkelanjutan’ dan ‘malas terencana’. Malas insidental adalah ketika anda tiba-tiba saja malas mengerjakan sesuatu tanpa diketahui penyebabnya secara jelas, akibatnya: menunda pekerjaan. Malas jenis ini karena terserang rangsangan tiba-tiba misalnya mood tiba-tiba tidak nyaman, teringat sesuatu yang tidak menyenangkan, terbentur sesuatu … Lanjutkan membaca Mengatasi Menunda Pekerjaan

Pos Lekat

Bekerja Dengan Hati dan Pikiran Positif

Bekerja Dengan Hati dan Pikiran Positif, adalah pelatihan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menyelaraskan pikiran, emosi dan hati peserta untuk meneguhkan capaian kognitif secara mendalam dan dibatinkan untuk mencapai perubahan personal (personal change) secara nyata. Dalam organisasi atau perusahaan, seorang pegawai atau karyawan bisa saja mengalami berbagai kemunduran produktivitas personal, berkurangnya antusiasme bekerja, atau sekadar jenuh karena rutinitas pekerjaan sehingga mudah stress dan menganggap … Lanjutkan membaca Bekerja Dengan Hati dan Pikiran Positif

Meutilisasi Hati dan Pikiran Untuk Produktivitas

Hati dan pikiran merupakan locus energi potensial manusia, yang jika di-utilisasi optimal dapat memunculkan kekuatan pemberdayaan diri yang dahsyat ! Dalam kondisi “biasa” tanpa “niat” apa-apa, kita seringkali mengalami fenomena “ajaib” ini, misalnya mengalami berada di tempat lain dalam kondisi hampir tidur (masih terjaga), mendengar atau masih merasakan kehadiran suara teman kita, orangtua kita, anak kita pada situasi yang lain, fenomena mimpi, dan sebagainya. Pada … Lanjutkan membaca Meutilisasi Hati dan Pikiran Untuk Produktivitas