Bahaya Salah Mendefinisikan Diri dan Situasi

Hampir setiap orang akrab dengan ujaran “you are what you think”, “kamu adalah apa yang kamu pikirkan”. Maknanya pun diketahui, yakni pikiran kita tentang diri kita sendiri mempengaruhi kehidupan kita: perjalanan hidup, rejeki, nasib, dsb. Contoh, jika kita berpikir kita tidak mampu melakukan atau mengerjakan ‘sesuatu’, maka kita pun menjadi tidak mampu sungguhan. Mengapa? Sedari awal kita telah mengunci pikiran kita sendiri: bahwa kita tidak mampu. Selesai. Hasilnya bisa ditebak dengan mudah yaitu: tidak melakukan ‘sesuatu’ itu, tidak berusaha untuk bisa melakukan ‘sesuatu’ itu. Lain halnya jika kita mengatakan: “ini memang tidak mudah, tetapi saya mungkin bisa melakukannya”. Efek dari kalimat ini adalah: orang tersebut ada kemungkinan berusaha melakukan sesuatu itu. Ada peluang. Pikirannya menciptakan peluang untuk dirinya.

Ini adalah mendefinisikan diri sendiri, memberi makna kepada diri sendiri, memberi label kepada diri sendiri. Definisi, makna, label tersebut adalah: ‘mampu’, ‘mungkin mampu’, ‘tidak mampu’, ‘tidak mau mampu’, dsb. Pilih sendiri. Masing-masing pilihan, membawa konsekuensi dan efek masing-masing.

Lanjutkan membaca “Bahaya Salah Mendefinisikan Diri dan Situasi”

Resolusi 2018 dan Memohon Keajaiban Mewujudkan Harapan

Target pada 2018 dirasa terlalu tinggi sehingga kadang semangat kadang galau? Hanya keajaiban yang bisa menolong? Tahun ini berisi tumpukan pindahan harapan dan kenyataan dari tahun sebelumnya yang belum tuntas. Sebagiannya merupakan tumpukan target yang harus dicapai sehingga menjadi target yang (lebih) tinggi. Sedangkan sumberdaya beserta prosesnya membutuhkan waktu hingga mencapai hasil. Kita tak mungkin memperpendek waktu, melompatkan waktu untuk mempercepat hasil. Mempercepat proses lebih … Lanjutkan membaca Resolusi 2018 dan Memohon Keajaiban Mewujudkan Harapan

Perbaiki Yang Pernah Rusak, Jadikan Lebih Bernilai

Kintsukuroi, repair with gold, artinya memperbaiki dengan emas, adalah seni memperbaiki barang pecah belah yang sudah rusak atau pecah dengan emas. Hasilnya: barang yang sudah rusak dan seharusnya dibuang, menjadi barang yang lebih bagus, lebih bernilai, dan lebih mahal dari sebelumnya! Hampir semua orang pernah mengalami hal buruk dalam hidupnya, yang membuat dirinya “retak” atau “rusak”. Tetapi itu bukan berarti akhir dari segalanya. Kita telah dianugerahi … Lanjutkan membaca Perbaiki Yang Pernah Rusak, Jadikan Lebih Bernilai

bekerja engan hati dan pikiran positif untuk menghilangkan imaji ijazah tidak berguna Pos Lekat

Bekerja Dengan Hati dan Pikiran Positif

Bekerja Dengan Hati dan Pikiran Positif, Be Happy, adalah penyelarasan pikiran dan hati untuk meneguhkan pencapaian kognitif secara mendalam yang dibatinkan untuk mencapai perubahan personal (personal change) secara nyata. Metode ini kami gunakan dalam pelatihan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Meneguhkan pencapaian kognitif yang dibatinkan, artinya memahamkan pengetahuan yang telah didapatkan agar menyentuh dasar batin untuk menumbuhkan gairah baru dan antusiasme sehingga berefek pada … Lanjutkan membaca Bekerja Dengan Hati dan Pikiran Positif

Bagaimana Anda Mendefinisikan Diri

Ya! Bagaimana anda mendefinisikan diri anda, adalah ‘cara anda berada’ dalam kehidupan ini. Ini bukan atau belum bicara sukses atau tidak. Definisi yang anda berikan kepada diri, itu adalah identitas tersemat (embedded identity), yang akan membentuk pemikiran dan perilaku. Bisa disimulasikan (tapi jangan sungguhan, hanya untuk pembuktian saja).   Katakan: “Saya adalah ….” “……” coba diisi (untuk contoh saja) dengan “seorang yang pintar dan sukses” … Lanjutkan membaca Bagaimana Anda Mendefinisikan Diri

Mengapa Hal Buruk Itu Sering Mendatangiku

Mengapa Hal Buruk Itu Sering Mendatangiku… Yang perlu dievaluasi terlebih dahulu adalah: Emosi apa yang paling sering menghuni pikiran anda? Gampangnya: anda lebih sering memikirkan apakah? Pikiran yang paling sering terpelihara atau paling kuat tertancap di otak, itulah yang sering muncul. Bagaimana cara menghalau pikiran yang merugikan itu? Netralkan pikiran dan emosi! Dengan cara ini >> Mengelola Kesadaran Internal Memunculkan Miracle Agar HATI menjadi netral.. … Lanjutkan membaca Mengapa Hal Buruk Itu Sering Mendatangiku

Kapankah Terakhir Kali Anda Mengalami Perasaan Paling Hebat?

Kapankah Terakhir Kali Anda Mengalami Perasaan Paling Hebat? Bisakah dijelaskan? Untuk apa pula nanyain yang begituan ? Hidup ini life-forward bro… alias maju ke depan.. bukan atret… Begitu kata seorang teman, pada suatu ketika. Wait…. Bukankah untuk maju ke depan dengan kesalahan minimum kita perlu mengevaluasi ‘apa-apa yang telah kita jalani’? Agar tak mengulang kesalahan lama? Dan itu artinya, membongkar-bongkar file lama.. Ya gak friend… … Lanjutkan membaca Kapankah Terakhir Kali Anda Mengalami Perasaan Paling Hebat?

Sejak Pegang Jabatan Baru Saya Tidak Bisa Senyum

Judul ini saduran dari ungkapan pernyataan peserta pelatihan kami di tahun 2015. Di balik pernyataan tersebut, terkandung makna dan rahasia dalam yang menyangkut pemahaman dan kesadaran diri. Paling tampak, adalah ekspresi tanggungjawab ketika memangku jabatan baru, yang berarti tugas dan tanggungjawab baru; yang dalam kasus ini terpersepsi menjadi “berat” dan “beban”. Jangkauannya cukup banyak.. Bisa terkait dengan persepsi akan kemampuan diri, tanggungjawab dsb.. Lebih lanjut, … Lanjutkan membaca Sejak Pegang Jabatan Baru Saya Tidak Bisa Senyum

Anak Kecanduan Game atau Gadget

Anak kecanduan game atau gadget. Yang tampak seperti ‘kecanduan game atau gadget‘ itu tidak pasti mengalami ‘kecanduan’ dalam arti sebenarnya. Terdapat beberapa kondisi yang mendorong perilaku ke arah penguatan untuk “kecanduan game” tersebut. Bisa terjadi karena pelarian dari suatu kondisi yang tidak menyamankan, sedangkan dirinya tidak cukup kuat untuk mengelola diri mengatasi kondisi itu. Ungkapan “daripada stress aku main game aja…”  sering menjadi pembenar tindakan tersebut. Kondisi … Lanjutkan membaca Anak Kecanduan Game atau Gadget