Belajar Dari Monyet


Apa yang anda lihat di video ini? Ini bukan The Monkey Training Academy (Akademi Pelatihan Monyet) atau sejenisnya. Ini monyet yang dipelihara oleh para santri dalam sebuah pondok pesantren di Jawa Timur.

Nah..

“Apa yang anda lihat di video ini”?

Apa komentar anda?

Apakah anda sedang melihat “MONYET SEDANG MENCUCI KAIN”?

Mengapa?

Apakah anda berpikir bahwa monyet itu sedang MENCUCI KAIN?

Mengapa (anda berpikir demikian)?

Mungkin benar, bahwa monyet itu sedang “MENCUCI KAIN”. Karena anda yang berpendapat. Frasa “mencuci kain” yang anda pikirkan dan ucapkan, itu berasal dari “alam pikir” anda. Anda memiliki pengetahuan, referensi, pengalaman tentang perbuatan yang disebut “mencuci kain” itu adalah MIRIP, seperti yang dilakukan oleh monyet itu (tentang ‘objek tindakan’: tangan bergerak, tangan pegang kain dan sikat, dsb).

Dalam struktur pengetahuan, referensi dan pengalaman hidup (dunia-hidup, life-world) anda, gerakan-gerakan seperti itu adalah atau dinamai “mencuci (pakaian)”. Karena inilah maka anda berpendapat bahwa monyet itu sedang ‘mencuci pakaian’ atau ‘mencuci kain’.

Benarkah bahwa monyet itu BENAR-BENAR mencuci kain?

Apakah bukan:

Monyet itu sedang menggerakkan tangan MENIRU perbuatan manusia mencuci pakaian?

Artinya, monyet itu BENAR-BENAR ‘mencuci kain’ ataukah ‘meniru perbuatan mencuci kain’?

 

Realitas yang kita dapatkan (indera) adalah:

“Monyet sedang melakukan sesuatu yang mirip gerakan mencuci pakaian” (belum bisa dikatakan ‘mencuci’).

Realitas yang apa adanya (genuine), dan sedang menampak kepada kita adalah:

Pertama, monyet terikat di tepi kolam tempat orang mencuci pakaian, dsb.

Kedua, setiap hari ada orang melakukan kegiatan mencuci di kolam tersebut (mencuci pakaian, dsb).

Ketiga, monyet setiap hari selalu melihat orang melakukan gerakan mencuci.

Keempat, monyet meniru gerakan tersebut.

Dari sudut pandang ‘dunia-hidup’ (life-world) monyet, tidak ada istilah ‘mencuci kain’. Binatang monyet tidak (membutuhkan) mencuci pakaian atau kain. Adapun perbuatan monyet yang tampak seperti “mencuci kain” adalah perbuatan MENIRU yang digerakkan oleh NALURI alamiah kebinatangannya.

Binatang TIDAK memiliki pengetahuan, referensi dan pengalaman (yang asli, genuine) tentang perbuatan yang disebut “mencuci kain”. Untuk apa, dan binatang tidak membutuhkan kain seperti manusia.

Kita-lah (manusia) yang memberi nama, memberi label: “mencuci kain” berdasarkan PENGETAHUAN, REFERENSI dan PENGALAMAN HIDUP kita, berdasarkan ‘dunia-hidup’ (life-world) kita. Bahwa tindakan menggerakkan tangan memegang kain dan sikat dan menggerakkannya seperti itu, dalam “ilmu kita” disebut “mencuci”.

Lha dalam “ilmu monyet” tindakan itu disebut apa? Ya tidak ada.

Itulah… APAPUN YANG KITA INDERA… adalah berdasarkan PENAMAAN, DEFINISI yang kita BUAT SENDIRI. Dunia yang kita INDERA pun… kita indera dan kita namai, berdasarkan DEFINISI, PEMAKNAAN yang kita buat! Lebih lanjut: berdasarkan KEPENTINGAN kita !

Kita memberi dan melontarkan komentar, pendapat, berbicara, berhubungan dengan orang lain, bersosialisasi, dsb adalah berdasarkan pengetahuan, referensi, definisi, pemaknaan dan bahkan kepentingan kita.

 

Silakan Baca tulisan saya terdahulu:

Bahaya Salah Mendefinisikan Diri dan Situasi

 

CARA KITA MEMANDANG DUNIA REALITAS menentukan NASIB kita!

 

#lifeworld

#belajarfilsafat

#belajar

#filsafat

#motivasihidup

#motivasikerja

#miraclemotivation

#miracleways

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s