Menemukan Miracle Ways atau Jalan Keajaiban Dalam Diri

Menemukan Miracle Ways atau Jalan Keajaiban Dalam Diri


MiracleWays, menemukan Jalan Keajaiban pada diri sendiri secara mandiri.

Karena dalam dirimu tersemat kebijakan, kebajikan dan keajaiban. Manfaatkan itu !

 

keajaiban ada dalam diri sendiri
otak manusia dan alam semesta itu SEBANGUN

MiracleWays, Jalan-jalan Keajaiban. Sekilas mungkin akan tampak seperti magic, ada suara tanpa rupa, anda duduk diam, konsentrasi sambil memikirkan uang, semenit kemudian sekantung uang bergambar Soekarno – Hatta menghujani anda.. Bukan itu ya.. Keajaiban (miracle) di sini memang berurusan dengan ‘sesuatu yang tidak dapat kita jelaskan pada bagian tertentu’, karena berhubungan dengan “proses terjadinya segala sesuatu” ketika kita mengusahakan sesuatu. Contohnya begini. Ketika kita meng-copy file dari laptop ke flasdisk atau dari flashdisk ke flashdisk. Kita mengetahui tindakan ‘meng-copy’ itu. Namun ketika ‘proses copying berlangsung, kita tidak mengetahui alur data, algoritma, dan pernak pernik proses atomik yang terjadi di dalam tubuh flasdisk… Tahu-tahu hasilnya di depan mata kita… taraa.. flasdisk telah terisi file-file yang kita inginkan dan siap digunakan ! Ajaib kan… Ini adalah ‘sesuatu yang tidak dapat kita jelaskan pada bagian tertentu’. Yang kita jelaskan dan urus hanyalah ‘tindakan meng-copy”, berisi perintah dengan ‘bahasa yang dipahami komputer/ laptop’ yaitu ‘colokkan flasdisk ke port (lubang USB) di komputer, beri perintah “copy” melalui layar monitor. Selebihnya “kita biarkan”. Ya! Kita biarkan, alias kita serahkan kepada sistem komputer. Jika colokannya benar, tidak ada yang eror, perintah benar, hasil pasti ada: flasdisk terisi file yang tercopy dari laptop/ komputer/ flashdisk lain dengan sukses dan hasil tersebut terhidang di depan kita! Adapun proses copying-nya? Ajaib. Miracle. Kita tidak tahu, dan tidak perlu tahu. Itu urusan sistem komputer.

Itulah gambaran mudah dari makna “miracle”.

Dalam konteks MiracleWays, atau Jalan-jalan Keajaiban di sini, miracle memiliki makna proses bekerjanya kode-kode algoritma sistem kosmis yang beroperasi berkaitan dengan singgungannya dengan sistem manusia.

Tidak perlu dijelaskan. Sama dengan komputer dan flasdisk tadi. Yang tidak perlu dijelaskan adalah “proses sistemiknya”. Sedangkan yang perlu dijelaskan di sini adalah “bagaimana cara kita melakukan penyesuaian perintah-perintah kode algoritma yang sesuai dengan bahasa sistem kosmis. Untuk apa? Supaya bersambung, seperti komputer yang melakukan tugas memformat flasdisk untuk kita. MiracleWays di sini, merupakan cara, jalan, how-to yakni cara mengelola piranti sistem tubuh kita (pikiran dan hati) sebagai port atau terminal dalam diri kita, yang akan bersambung dengan port atau terminal-terminal kosmik di alam semesta. Kenapa harus bersambung? Karena kita ada dan hidup dalam sistem besar: sistem kosmik, jagad raya, yang memiliki hukum atau aturan yang berjalan seiring dengan alam raya ini. Sistem manusia mengikuti saja, karena ia adalah bagian dari sistem besar tadi.

Selanjutnya di bagian “MiracleWays Energy Healing” akan dideskripsikan lebih lanjut hubungan antara sistem tubuh manusia dengan sistem alam semesta dan bagaimana sistem alam semesta ini mempengaruhi sistem manusia. Dan mengapa pula sistem manusia perlu men-channel-kan diri dengan sistem alam semesta, serta bagaimana caranya.

Nah, sebagai bagian dari sistem besar, sistem manusia (pikiran dan hati) sebagai sub-sistem harus selaras dengan hukum-hukum alam semesta. Jika tidak, maka sub-sistem (manusia) ini yang kacau.

Sistem manusia didesain sejalan dengan sistem semesta. Kita cek gambar berikut ya…

 

Pola dan bentuk sel otak (gambar kiri) ternyata memiliki kemiripan dengan pola dan bentuk alam semesta (gambar kanan).

Keajaiban penciptaan ini bukan tanpa alasan, bukan kebetulan, karena Tuhan tidak sedang main dadu dalam menciptakan alam semesta.

 

MiracleWays, memahami kehidupan dalam konteks keselaraskan sub-sistem (sistem manusia) dengan sistem besar alam semesta. Karena setting-an alam semesta adalah kebaikan, produktivitas, berproses, dinamis, maka sistem manusia harus pula menunjukkan “pola dan frekwensi” yang sama, supaya nyambung. Untuk apa nyambung? Agar sesuai dengan yang kita pikirkan dan harapkan. Apakah itu berupa: rencana, target, dsb, apa-apa yang memenuhi pikiran kita.

Napoleon Hill menyatakan, bahwa apa-apa yang berada dalam pikiran manusia, bisa dipahami dan diyakini, akan bisa dicapai.

Prinsip kerja sistem alam semesta ini adalah, bahwa alam semesta memantulkan getaran dan gelombang pikiran dan hati yang kita pancarkan setiap saat. Ketika kita memikirkan sesuatu, hati kita merasakan sesuatu, maka terpancarlah getaran dan gelombang tadi. Apa yang kita dapatkan adalah apa yang kita pancarkan !

Pertanyaannya: pikiran seperti apakah yang paling sering atau kuat intensitasnya, yang kita pancarkan setiap saat? Renungkan.

Itulah mengapa, kita sangat disarankan memelihara pikiran positif.

Tetapi seringkali, walaupun memelihara pikiran positif pun, pikiran tiap hari memproses jutaan data yang keluar masuk memori pikiran kita. Dan dalam proses itu seringkali diselingi dengan berbagai trouble yakni masalah, galau, perasaan tidak enak, kepikiran yang tidak dapat dijelaskan atau GJ… dsb. Jika demikian, sistem kita bisa error, kadang hang, system halted.

Your system need to be fixed. Scan it now? Yes / No.

Maka MiracleWays, adalah suatu metode untuk mengembalikan sistem tubuh (pikiran dan hati) yang error, hang, kebanyakan cache, cookies, dsb sehingga memenuhi history dan memori, menuju penguatan untuk mampu melaksanakan tugas dengan lebih baik dan performa yang lebih tangguh.

Caranya, dengan membuang file-file yang tak berguna, menguatkan file-file yang bermanfaat, install program baru dan maintenance sistem tubuh (piranti utama: hati dan pikiran).

Karena ini adalah sistem yang hidup, punya emosi, rasa, karsa dan cipta, maka maintenance dilakukan hingga menyentuh kedalaman piranti (hati dan pikiran), yang disebut “kesadaran di dalam” (inner awareness). Inner awareness inilah yang berurusan dengan port (terminal sambungan) atau portkey di alam semesta. Ketika port kita tersambung dengan port semesta, terjadi proses algoritmik kosmis yang tidak terjelaskan (kita tidak memerlukan penjelasan ini, karena yang kita butuhkan adalah hasil dari proses algoritmik itu). Yang kita perlukan adalah bagaimana cara kita menghubungkan diri dengan chanel atau port semesta.

Ketika port kita tersambung dengan port semesta, terjadi proses algoritmik kosmikal yang menyebabkan sistem tubuh kita melalui port hati, mengalami penyesuaian dan perubahan. Perubahan apa? Tergantung settingan kita. Prinsip dasar inilah yang digunakan dalam elemen pembelajaran holistik pada bagian Pemberdayaan Diri, Inner Peace dan Penyembuhan Diri, Personal Changing dan Create the Future dalam kurikulum MiracleWays. Adapun secara teknikal, masing-masing elemen pembelajaran ini memiliki kekhasan sehingga perlu penjelasan secara khusus. Namun secara keseluruhan, metode Miracle Way secara ringkas dapat disebut sebagai metode ‘pemberdayaan diri’, karena pada hakikatnya, inner peace, personal changing dan create the future itu merujuk pada perubahan pada diri seseorang (mengandung elemen perubahan dan pemberdayaan).

Secara mudah, MiracleWays adalah metode pemberdayaan diri, self empowerment, pengembangan diri, self development, personal development dengan pendekatan inner awareness (kesadaran internal) untuk mencapai “inner peace”.

MiracleWays adalah metode pemberdayaan diri, self empowerment, personal development, untuk membentuk pribadi excellent dari dalam, melalui pengenalan dan utilisasi anasir kesadaran internal (inner awareness) dengan menyatukan unsur emosi, hati dan pikiran.

Metode ini merupakan kelanjutan dari metode sebelumnya, yang terdapat dalam laman lain pada www.MiracleWays.com ini. Sebelumnya, pemberdayaan diri ditempuh melalui penelusuran kondisi mental dan utilisasi pikiran bawah sadar dengan metode hipnoterapi dan Neuro Linguistics Programming (NLP). MiracleWays, setelah melalui berbagai penyempurnaan dalam pengalaman spiritualitas tingkat kesadaran yang diantar oleh metode sebelumnya, kini memperdalam konsep pemberdayaan diri agar dapat dilakukan oleh subjek secara mandiri. Caranya dengan mengenali, mengeksplorasi dan meutilisasi elemen-elemen kesadaran tersebut yang merupakan energi potensial setiap orang.

Prinsip kekuatan bawah sadar yang 88% mempengaruhi pikiran sadar dan mengaktual dalam tindakan nyata tetap digunakan dalam metode baru ini, namun diperdalam untuk menjenguk ke dalam kondisi batin lebih dalam hingga menyentuh kesadaran subjek. Di level inilah utilisasi dilakukan, secara bertahap. Utilisasi dimaksudkan untuk menyesuaikan “inti kesadaran internal” dengan kehendak kesadaran luar. Inilah DNA mental, dan utilisasi pada level DNA mempermudah perubahan-perubahan pada level kesadaran luar dan personalitas serta aspek fisikal.

Ada yang menyebut, metode ini sebagai olahraga mental, inner peace, dan aneka sebutan lain menurut referensi dan konteks budaya orang yang menyebutnya, namun yang berlaku universal adalah “kesadaran manusia memiliki kemurnian yang mampu merepresentasikan subjek secara utuh”. Artinya, setiap orang, sebenarnya memiliki kemurnian secara mental sehingga mampu bertindak selaras dengan kemurniannya itu. Hanya karena setiap hari, setiap detik, bahkan sejak kecil, pikiran dan emosi manusia “tercemari” oleh cache, virus, dsb dalam histori internal dan sosialnya yang diasup oleh pikiran dan emosinya, maka jadilah sang subjek seperti komputer penuh virus yang lemot dan menjengkelkan.

Maka, langkah awal, perlu untuk membersihkan sisa-sisa cache, cookies, virus, dsb dari tubuh mental si subjek, untuk “clear cache“.

Langkah berikutnya adalah sesuai kebutuhan dan kondisi subjek.

pembersihan mental

pengenalan kesadaran

utilisasi kesadaran

(ada beberapa tingkatan/ tahapan)

MiracleWays tidak sedang membicarakan apa yang disebut “problem” atau “gangguan” pada level pikiran dan emosi, karena itu “hanyalah” aspek teknis atau efek dari elemen internal yang tidak bekerja semestinya atau tidak sesuai hukum keselarasan semesta.

MiracleWays berfokus pada penyelarasan getaran diri dan kesadaran internal dengan getaran semesta, karena elemen-elemen yang diperlukan dalam kehidupan berada dalam keselarasan ini.

Keselarasan sistem manusia dengan sistem alam semesta dimulai dari kondisi sistem manusia yang support dan kompatibel terhadap hukum keselarasan semesta, dan itu ditempuh melalui 3 tahapan seperti diilustrasikan dalam box di atas: PEMBERSIHAN MENTAL – PENGENALAN KESADARAN – UTILISASI KESADARAN.

Dalam utilisasi kesadaran pun ada beberapa tahapan pula, yakni: kesadaran permukaan, kesadaran menengah dan kesadaran mendalam atau inner peace.

Kesadaran permukaan, adalah fase peralihan dari PENGENALAN KESADARAN untuk memasuki tahapan lebih dalam. Pada fase kesadaran permukaan ini kondisi hati masih menyimpan harapan akan hasil latihan ini yakni sesuai kebutuhannya misalnya ingin tenang, ingin fokus, ingin menghilangkan galau dsb. Beranjak lebih dalam pada fase kesadaran berikutnya yakni kesadaran menengah, kondisi hati secara perlahan mulai melepas harapan dan keinginan karena hati semakin sadar bahwa dalam pengalaman spiritual dalam latihan ini kondisi terpenting adalah penyelarasan hati secara transendental, yakni dengan Kesadaran Tertinggi atau kepada Yang Mutlak, sedangkan “harapan”, “keinginan’ dsb hanyalah sebuah jeratan-yang-tak-disadari, yang sebenarnya membelenggu jiwa, maka perjalanan hati masuklah pada fase kesadaran mendalam. Pada fase inilah semua keinginan dan harapan yang semula masih mengikuti, telah terlepas! Pelepasan ini dimulai pada fase kesadaran menengah dan mencapai puncaknya pada fase kesadaran mendalam. Inilah inner peace, kedamaian hati yang paling dalam, tempat bersemayam bahagia. Utilisasi kesadaran mendalam inilah pembangkitan energi potensial manusia.

apa tujuan akhir dari rangkaian ini dalam MiracleWays?

Sebenarnya bukanlah ‘tujuan akhir’, namun ‘tujuan antara’, yakni….

bahagia !

Bahagia, adalah energi luar biasa dalam diri manusia. Bahagia adalah obat yang luar biasa!

Jadi, MiracleWays tidak berfokus pada apa yang disebut “masalah” pada sistem tubuh manusia. Masalah dengan sendirinya terlepas tanpa kita sadari!

Terlepasnya atau sembuhnya seseorang dari masalah yang sebelumnya menjeratnya, terjadi selama proses atau fase rangkaian MiracleWays.

Dan ingat, seperti dalam uraian di atas, semua rangkaian ini dimulai atau bermodalkan kesiapan kondisi mental dan batin serta kondisi emosi yang mendukung untuk mendapatkan keselarasan dengan sistem semesta.

Pertanyaannya: apakah seseorang selalu dalam keselarasan ini?

Atau dengan kalimat lain, tidak pernah melenceng dari hukum keselarasan semesta? Atau gampangnya, selalu dalam kondisi baik-baik saja alias tak pernah bermasalah?

Sistem tubuh dan pikiran manusia tak pernah dalam kondisi steril dari apa yang disebut “masalah”. Walaupun dalam kadar yang sangat rendah, pasti pernah kemasukan virus, atau kebanyakan cache tadi itu, yang memenuhi pikiran dan emosi, sehingga menyebabkan aneka “gangguan emosional” atau ketidakstabilan emosi.

Dalam hal kasus misalnya seseorang yang mengalami ketidakstabilan emosi, terlalu banyak cache dalam sistem pikirannya, dsb, MiracleWays memandangnya bukan pada “kasus yang diderita”, tetapi pada struktur penyangga tempat kasus itu berada, yakni sistem tubuh dan pikirannya. Kita fokus pada “apa yang diinginkan atau ditargetkan”. Jadi yang digarap adalah sistem tubuh dan pikirannya.

Dalam konteks pemberdayaan pun, tidak lepas dari yang namanya “masalah” emosi. Jadi, dengan sendirinya Miracle Way juga meliputi bidang terapi emosi atau mental, walaupun tidak terlalu fokus ke bidang tersebut secara parsial. MiracleWays lebih memandang “apa-apa yang harus diselesaikan oleh seorang subjek” secara komprehensif. Karena urusan seseorang tidak berhenti pada “masalah yang dideritanya”, namun lebih dari itu.

Apa prasyarat seseorang mampu menyelesaikan masalahnya, atau menjalankan tugas-tugasnya, atau mewujudkan rencana hidupnya, mengejar impiannya, dsb ?

Prasyarat dasar yang harus dimiliki adalah:

stabilitas dan ketahanan emosi

Jadi harus beres dulu kondisi emosi dan mental-nya, baru bicara hal-hal lain, tentang visi-misi hidup, target, rencana, program, pencapaian tujuan, pemberdayaan diri, dsb.

MiracleWays mengeksplorasi dan meutilisasi elemen kesadaran manusia untuk tujuan “pemurnian kesadaran”, kembali kepada “default” setelah tercemari aneka virus sosial setiap hari, bersifat alamiah.

Tidak ada kaitan dengan agama atau keyakinan tertentu.

Adapun istilah spiritualitas modern dalam MiracleWays, adalah mengacu upaya mengelola energi tubuh, energi positif, merujuk pada kesadaran diri akan kehebatan rahasia penciptaan, rahasia alam semesta untuk membina kesadaran diri dan kesadaran sosial sebagai akumulasi kesadaran diri. Dan kesadaran diri ini tidak bisa terlepas dari kesadaran kosmik, alam semesta. Mengenali elemen adsar ini, sangat membantu membina kestabilan emosi.

Okay… selamat menelusuri jalan-jalan keajaiban dalam diri….

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s