Iklan

Meutilisasi Hati dan Pikiran Untuk Produktivitas


Hati dan pikiran merupakan locus energi potensial manusia, yang jika di-utilisasi optimal dapat memunculkan kekuatan pemberdayaan diri yang dahsyat ! Dalam kondisi “biasa” tanpa “niat” apa-apa, kita seringkali mengalami fenomena “ajaib” ini, misalnya mengalami berada di tempat lain dalam kondisi hampir tidur (masih terjaga), mendengar atau masih merasakan kehadiran suara teman kita, orangtua kita, anak kita pada situasi yang lain, fenomena mimpi, dan sebagainya. Pada saat-saat tersebut, dalam hati langsung ada niat menghubungi orang-orang tersebut, dan ternyata mereka sedang memikirkan kita ! Ajaib ! Yes ! Pikiran dan hati memang menyimpan misteri sekaligus kekuatan! Ini bukan mistik, tetapi riil, seriil kejadian dalam contoh di atas: kita mengalami sungguhan.

Melanjutkan dan menyempurnakan teknik “Heart and Mind Intelligence” dalam artikel terdahulu, maka dalam artikel ini saya ingin menyajikan pengenalan dasar-dasar utilisasi kemampuan hati dan pikiran ini “lebih dari memproduksi fenomena aksidental diluar kontrol” kita seperti mimpi, merasakan kehadiran orang lain, sisa submodalitas audio yang tertinggal seperti merasakan suara orang lain, dsb. Namun, dengan kesadaran, kita ingin “menunggangi” atau memanfaatkan potensi kemampuan “tak berguna” (mimpi, dkk tadi itu) tersebut menjadi kekuatan yang sangat berguna dan dahsyat, yakni pemberdayaan diri! Dalam hal ini diaplikasikan dalam dunia kerja. Bagaimana penggunaan atau utilisasi hati dan pikiran menjadi daya pen-support bagi energi kerja yang menguatkan (lihat video).

Semoga bermanfaat!

 

Iklan

About MiracleWays™

I am a lecturer on Department of Political Science, Faculty of Social and Political Sciences, Brawijaya University (Indonesia), a researcher, writer, trainer, subconscious mind educator certified hypnotherapist and subtle-energy meditation practitioner. Founder of MiracleWays™ and PanduanHati.

Trackbacks/Pingbacks

  1. Miracle Ways™ Concentration Camp | Miracle Ways - Mei 19, 2016

    […] Empati sesama dan cinta kasih (Loving Intelligence). […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: